XII-IA-2

Akhir-akhir ini, banyak orang berpendapat bahwa masa Orde-Baru lebih baik dari reformasi. Apakah anda setuju dengan idiom ini! beri pendapat sesuai fakta secara logis mengenai hal ini!

This entry was posted on Agustus 16, 2007, in Tak Berkategori. Bookmark the permalink. 41 Komentar

41 thoughts on “XII-IA-2

  1. assalamualaikum wr wb
    tidak setuju , karena menurut saya pada masa orde baru presiden soeharto terlalu otoriter , rakyat serta para menterinya harus tunduk dan patuh terhadap perintahnya dan tidak boleh menentangnya . selain itu , banyak terjadi KKN di indonesia dan juga hutang luar negeri menumpuk walaupun maksudnya baik utk pembangunan di indonesia tetapi membawa dampak buruk bagi perekonomian indonesia sehingga terjadi krisis moneter.
    Sedangkan pada masa reformasi , masih banyak saja banyak terjadi KKN di indonesia walaupun demokrasi pada masa reformasi sudah ditegakkan tidak seperti pada masa orde baru .

    (yaah..beginilah menurut pendapat saya , maaf jika tidak berkenan di hati bapak . wassalamualaikum wr.wb)

  2. Ass.
    Menurut saya pada masa orde baru rakyat Indonesia belum dapat merasakan kesejahteraan batiniah. Yang harus kita perhatikan pada masa itu, warga negara keturunan, khususnya tionghoa, tidak mempunyai hak yang sama seperti warga negara lainnya (warga pribumi). Mereka seperti diasingkan dan dianggap ‘tidak ada’. Banyak di antara mereka yang kesulitan dalam mengurus kartu kependudukan, kartu identitas, paspor, dll. Bahkan pada saat kerusuhan tahun 1998, banyak wanita tionghoa yang dilecehkan. Setelah masa pemerintahan presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), mereka baru dapat merasakan ‘kebebasan’ dengan dijadikannya hari raya imlek sebagai hari libur nasional. Dan kalau saya tidak salah, pada masa Megawati, warga tionghoa dibebaskan dari kartu khusus warga negara keturunan,yang selama orde baru amat menyulitkan mereka, dan mendapat hak yang seharusnya mereka dapat sebagai warga negara Indonesia.
    Terima Kasih.
    Wass.

  3. selamat sore pak Didi .
    saya tidak setuju bahwa masa orde baru lebih baik daripada masa feformasi . menurut pendapat saya pada masa orde baru masih banyak kelemahannya diantaranya :
    1. masih banyaknya KKN di setiap bidang walaupun pada masa reformasipun
    masih banyak terjadi namun pada masa reformasi penanganannya lebih baik dan mulai menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia sehingga terlehat lebih rapi dalam penyelesaiannya .
    2. masih ada sikap diskriminasi antara rakyat yang memiliki RAS yang berbeda . pada masa orde baru rakyat yang berketurunan cina dikucilkan dalam kehidupan masyarakat sehingga didalam lembaga kenegaraan jarang ditemukan rakyat yang berketurunan cina secara singkat HAM mereka dibatasi oleh negara serta mereka dilarang untuk merayakan imlek namun pada masa reformasi pada masa pemerintahan Gusdur perbedaan itu dihapuskan dan rakyat yang berketurunan cina lebih leluasa dalam bertindak.
    3.kebebasan pers sangat terbatas, diwarnai oleh banyak koran dan majalah yang dibreidel namun dalam era reformasi pada masa kepemimpinan Habibie, Beliau melonggarkan pengawasan terhadap media massa dan kebebasan berekspresi sehingga pada masa reformasi media2 cetak banyak yang maju dan berjaya .
    4.pembangunan Indonesia yang tidak merata dan timbulnya kesenjangan pembangunan antara pusat dan daerah, sebagian disebabkan karena kekayaan daerah sebagian besar disedot ke pusat sebagai contoh pembangunan Aceh dan Papua .namun pada masa reformasi
    pembangunan bisa diatasi pada Masa pemerintahan Habibie ditandai dengan dimulainya kerjasama dengan Dana Moneter Internasional untuk membantu dalam proses pemulihan ekonom walaupun ini menyebabkan terjadinya krisis moneter namun rencana ini baik bila dikerjakan dengan baik pula sayangnya pemerintahan tidak menyelesaikannya dengan baik.

    namun pada intinya masa orde baru dan reformasi masih banyak memiliki kekurangan .

    sekian pendapat saya pak . maaf jika ada kesalahan dalam beropini . terimakasih ya pak .

  4. menurut saya, saya tidak setuju dengan pernyataan tsb karena pada masa orde baru pembangunannya tidak merata shg menimbulkan kesenjangan pembangunan antara kota & daerah dan sangat terlihat perbedaan org yg kaya dan miskin. selain itu pada masa orde baru terdapat banyak korupsi dan kolusi walaupun saat ini juga masih ada tetapi tdk sbnyk pd masa itu(kayaknya),harga tukar rupiah pun jatuh,adanya pembatasan pendapat, dan tdk ada kebebasan pers. sedangkan pada era reformasi harga rupiah mulai stabil, adanya kebebasan pers dan bebas berpendapat.
    terima kasih.

  5. Ass , ,
    pada masa orde baru , menurut saya rakyat Indonesia dapat hidup makmur dan laju ekonomi juga pesat . karena pada masa orde baru laju ekonomi sangat diutamakan , orde baru jg mengutamakan kesejahteraan para petani dengan mengutamakan pembangunan dalam bidang pertanian karena memang Indonesia adalah negara agraris sehingga menurut saya adalah keputusan yg benar untuk melakukan pembangunan dlm bdg pertanian .
    Kelemahannya , adalah banyaknya praktik2 korupsi yg merugikan rakyat Indonesia . Karena negara kita ini kaya baik dari materi maupun SDA nya maka banyak para pejabat pejabat negara yg mengambil keuntungan dan merugikan orang banyak . .orde baru hanya meninggalkan hutang negara yg sangat banyak . .

    kalo reformasi mungkin rakyat lbh diutamakan . . rakyat lbh mudah menyampaikan aspirasinyaa . . dan dimudahkan segala urusannya . demokrasi sudah mulai trcium baunyaa . yaa walaupun blm bs menyelesaikan hutang2 negara.dan sistem pemerintahannya lbh transparan .
    gmanapun indahnya orde baru ttp aja orde baru meninggalkan sengsara . . jelas saya gak setuju dgn idiom ituu . trimakasihhhh .

    wss , ,

  6. Selamat sore pak,,

    Saya kurang setuju bila dikatakan masa orde baru lebih baik dari masa reformasi.Memang pada masa orde baru ekonomi Indonesia berkembang pesat namun pada masa ini juga korupsi merajalela.
    Keotoriteran Soeharto pun terlihat sangat jelas karena pada masa ini banyak kasus kekerasan dgn alasan untuk menciptakan keamanan,byk kasus penembakan misterius dan terbatasanya kebebasan pers dalam tugasnya.
    Pada masa ini jg warga Tionghoa terlihat sangat terasingkan hal ini terjadi karena kekhawatiran pemerintah akan pengaruh komunisme walau sebenarnya hal ini bukan merupakan alasan yg masuk akal.
    Kesenjangan sosial pun terjadi dikarena 70% PAD disetorkan kepada Jakarta maka terjadi ketidakmerataan pembangunan antara pusat dan daerah.

    Masa orde baru memang Indonesia terlihat maju dan makmur namun ketepurukan yg terjadi di Indonesia skrg ini berawal dari masa orde baru.

    terimakasih.

  7. assalamualaikum…
    Saya kurang setuju dengan idiom tersebut…..karena menurut saya keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing..
    >>MASA ORDE BARU
    pada masa ini,pemerintahan brada di tangan Soeharto.Beliau memegang pemerintahan slama 32 thn.Orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya.Kalau dilihat dari tujuannya sih…emang bagus.Banyak kemajuan yang dialami oleh bangsa kita,misalnya:
    *harga sembako murah
    *keadaannya lebih aman
    *bergabungnya Timor-Timur ke dalam propinsi di Indonesia
    *pelaksanaan pembangunan nasional berjalan cukup baik
    terbukti adanya PELITA I-VI
    *adanya Revolusi Hijau dan Industrialisasi sehingga kebutuhan pangan Indonesia tercukupi dan perkembangan industrinya mencapai tingkat kemajuan yang cukup pesat
    *nilai eksport Indonesia cukup tinggi

    Naaah……itu beberapa contoh keberhasiilan masa Orde Baru.Namun dlm pelaksanaannya msh bnyk kekurangannya.Kekurangannya dengan masih banyaknya korupsi dimana mana………..

    >>MASA REFORMASI
    pada masa ini terjadi pergantian presiden sbnyk 3 kali.Dan diawali dgn naiknya Habibie sbg presiden dan dilanjuti oleh Gus Dur dan Megawati.Dalam masa ini dilaksanakan Otonomi Daerah,pemilu legislatif dan pemilu presiden secara langsung,jumlah Parpol lebih banyak sehingga lebih demokratis,adanya kebebasan pers dan lain2….
    tapi tetap saja hasilnya blum maksimal!karena terlalu bebas berpendapat sehingga banyak pihak yang menyalahgunakan kebebasan tersebut mengatasnamakan Reformasi dan msh bnyk pula KKN…..

    Yaaaaaaa……sekian pendapat saya.Klo ada yang salah,,harap dimaklumkan ya pak!

    -Herly Andina XII IA 2-

  8. Assalamualikum wr. Wb.

    Sebenarnya pertanyaan ini mempunyai jawaban yang relatif, tergantung dari individu itu sendiri bagaimana menanggapinya.
    Namun saya pribadi kurang setuju dengan idiom yang beranggapan bahwa masa orde baru lebih baik dibandingkan dengan masa reformasi. Kenapa ? karena menurut saya , orde baru = rasialisme. Di mana pada zaman ini perbedaan suku, bangsa, agama, jenis kelamin sangat terlihat dengan jelas. Contohnya adalah warga yang mempunyai keturunan china atau tionghoa, mereka selalu merasa diasingkan dan dilarang untuk berekspresi. Hal ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan masa reformasi sekarang.
    Memang pada zaman ini ekonomi Indonesia sangat berkembang dengan pesat. Namun, berkembangnya ekonomi di Indonesia ini dibarengi dengan berkembangnya korupsi pada masa orde baru. Dan mengakibatkan membludaknya hutang Indonesia dan memburuknya ekonomi indonesia. Dengan keadaan ekonomi yang sangat buruk di akhir masa orde baru, membuat kita yang hidup pada masa ini sulit untuk mengembalikan keadaan ekonomi pada keadaan semula. Sehingga ini yang membuat ekonomi di Indonesia terlihat tidak mengalami ekonomi yang signifikan. Apabila pada masa orde baru ekonomi Indonesia stabil, mungkin sekarang kita sudah mempunyai perekonomian yang sangat maju.
    Walaupun pada masa orde baru mempunyai kelebihan , namun kelemahan yang dimiliki sangatlah mematikan rakyat.
    Terima Kasih.

    Wassalamualaaikum wr.wb.

  9. Ass, ,

    Menurut saya pada masa orde baru banyak sekali kebijakan yang keliru. Dari segi pendidikan, misalnya, biaya sekolah hingga tingkat menengah pertama seharusnya tidak dipungut bayaran. Akibatnya, yang dapat mengecap pendidikan itu hanya anak orang kaya. Pada masa orde baru, pengusaha-pengusaha besar saja yang dapat berkembang.
    Pembangunan pun hanya tersentralisir di daerah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Di luar
    daerah itu, semuanya ketinggalan. Dulu hanya satu partai politik saja yang boleh menang, yaitu Golkar, partai yang dipimpin oleh bapak Presiden waktu itu, Soeharto. Pada zaman orde baru jualah kemudian lahir tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Pada masa Orde baru juga hutang luar negri menumpuk yang berakibat Indonesia mengalami krisis moneter, walaupun tujuannya adalan untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyatnya. Namun pada masa ini tidak sulit mencari lapangan pekerjaan, serta harga bahan-bahan pokok yang terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah, rakyat juga mendapat subsidi.

    Pada zaman reformasi kita menemukan kesulitan dalam mencari lapangan pekerjaan, harga bahan-bahan pokok yang semakin tinggi, serta rakyat tidak dapat subsidi. Kelebihan pada masa ini adalah rakyat bebas mengemukakan pendapat di depan umum, seperti demonstrasi, tidak ada intimidasi. Pemilihan umum juga dilaksanakan secara langsung, rakyat bebas memilih presiden dan wakil presiden.

    Kesimpulannya, kedua masa tersebut mempunyai kelebihan dan kelemahan sendiri sehingga sulit disebutkan mana yang lebih baik. Semua tergantung pribadi masing-masing menanggapinya.

    Sekian pendapat dari saya dan terima kasih
    Wass, ,

  10. assalamualaikum wr wb

    menurut saya masa pemerintahan orde baru lebih baik dalam beberapa hal namun lebih buruk dalam beberapa hal pula. Saya SETUJU jika dikatakan masa orde bru lebih baik dari masa reformasi. Alasan saya adalah:
    1. keadaan ekonomi Indonesia saat itu lebih stabil. Saya ingat saat itu (thn 1997 atau 1998) kurs dollar US terhadap Rupiah hanya Rp 2000. Angka yg sangat berbnding terbalik dengan keadaan saat ini, Rp 9400
    2. masih bergabungnya propinsi Timor-Timur yg menurut saya merupakan kekayaan budaya bagi Indonesia
    3. aktivitas KKN blm seterang-terangan seperti saat ini.
    Namun dibalik itu semua, ada beberapa hal yg buruk antara lain:
    1. Adanya kerusuhan Mei yg merenggut nyawa beberapa mahasiswa Trisakti. Hal ini menunjukkan bahwa masa kepemimpinan Soeharto tdk dpt diterima secara baik oleh seluruh penduduk Indonesia
    2. Ketidakbebasan pers untk mengkritisi pemerintahan saat itu.
    3. Menjurus ke arah rasisme, karena setahu saya saat itu para penduduk Chineese mendapat perlakuan yg berbeda dgn org2 penduduk pribumi.

    Mungkin itu saja yg dapat saya sampaikan. jika ada yg kurang atau salah, mungkin memang kekurangan saya sebagai manusia. Wassalamualaikum wr wb

  11. ass wr. wb .
    Saya akan coba menjawab pertanyaan dari Bapak. Saya tidak setuju jika dikatakan masa orde baru lebih baik dari masa reformasi. Karena pada masa orde baru, meskipun harga2 barang tdk semahal sekarang, terlihat adanya pembangunan ekonomi yg tidak merata, sehingga terjadi kesenjangan sosial antar org yg mampu dgn org yg tidak mampu. Dari yg saya amati dari gejala ini adalah ciri dari liberalisme, dimana yang lebih mampu semakin berada sedangkan yg miskin semakin terpuruk. Lalu adanya pembatasan dalam melaksanakan hari raya agama yaitu imlek/tahun baru cina. Hal ini membuat kaum TiongHoa dalam menyambut hari raya nya. Selain itu tindakan melarang adanya perayaan Imlek menjurus kepada rasisme. Yg terakhir perilaku KKN yg memang tidak sebejat hari ini, namun tetap KKN sudah mulai merajalela, dan kedepanya dianggap sebagai hal yg sah-sah saja bila dilakukan.
    Demikian yg bs saya sampaikan, apabila ada kekurangan saya mohon maaf.
    wass wr. wb.

  12. Saya tidak setuju!Menurut saya zaman reformasi lebih baik daripada zaman orde baru.Seperti namanya ”reformasi” pasti dicanangkan untuk melakukan perubahan terhadap sistem yang lama.Meskipun masih banyak kita dapati kaum fakir dimana-mana dan juga budaya KKN yang masih banyak dilestarikan,namun kita semua tidak dapat hanya menyalahkan pemerintahan masa kini.Memang pada masa orde baru,masyarakat dapat membeli sembako dengan harga yang lebih murah.Indonesia ketika itu juga merupakan negara yang teramat aman,demonstrasi dan kelompok separatis tidak banyak berkutik,akibat kepemimpinan diktator pada masa itu.Pada masa Orde Baru masyarakat tidak dapat bebas menyampaikan pikiran/gagasannya,tidak ada kebebasan pers akibat dibatasi oleh Departemen Penerangan.Hal tersebut tentu melanggar pasal 28 UUD 1945 mengenai kebebasan berpendapat,namun peraturan tersebut terus berlanjut hingga akhirnya berganti menjadi masa reformasi.
    Pada masa reformasi ini dapat kita lihat jika telah terjadi banyak perbaikan.Pers telah kian bebas memberitakan apapun juga,meskipun sesuatu yang menyinggung Pemerintahan dan keluarga Presiden.Perbaikan juga diupayakan pada bidang ekonomi yang kian parah akibat terus-terusan dimanjakan oleh dana asing pada masa orde baru,dan kini pemerintah telah menghentikan budaya berhutang tersebut,dan mudah-mudahan perekonomian Indonesia dapat tumbuh secara mandiri seperti cita-cita Bung Karno yaitu Berdikari pada bidang ekonomi.Lembaga legislatif kini juga telah dapat bekerja lebih baik dengan lebih vokal dalam mengawasi eksekutif,semoga saja segala tindakan yang diambilnya tidak dalam nuansa politis dan benar-benar bersama eksekutif berjuang bersama membangun Indonesia baru yang lebih baik.

    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh*

  13. saya tidak setuju dengan pernyataan bahwa orde baru lebih baik dari pada masa reformasi……menurut saya masa orde baru terlalu memanjakan rakyatnya terlalu banyak subsidiyang diberikan oleh negara untuk rakyat….untuk subsidi tersebut, pemerintah mendapat dana dari pinjaman ke negara/organisasi dunia.akibatnya pada saat presiden soeharto lengser dari jabatannya, subsidi diturunkan…hal ini menjadi permasalahan bagi rakyat indonesia yang telah terbiasa disubsidi oleh pemerintah…..hal lainnya adalah kebebasan menyuarakan pendapat…pada masa orde bara menyuarakan pendapat sangat dibatasi……kebebasan pers dan juga berorganisasi juga sangat dibatasi.keadaan yang seperti ini sangat tidak baik untuk indonesia……tapi menurut saya ada juga kebaikan pada saat orde baru seperti pengadaan program abri masuk desa, REPELITA. menurut saya ada baiknya program ini diadakan kembali tentunya untuk memajukan negara kita tercinta….INDONESIA!!!!!!!….

  14. ass,.
    sore pak..

    menurut saya orde baru memang lebih baik dari pada orde reformasi..pada orde baru kita bisa merasakan yang namanya hidup enak..harga serba murah..waktu saya sd,uang jajan saya cuma Rp 500,- tapi saya bisa jajan apa saja..sedangkan sekarang?dengan uang segitu saya cuma bisa beli permen…di masa orde baru juga keamanannya lebih terjamin,sedangkan di orde reformasi kurang terjamin,banyak maling dimana-mana..
    namun orde baru juga memiliki beberapa kekurangn,diantaranya adlah:
    1. hutang indonesia menumpuuukkk…
    2. korupsi merajarela..
    3. adanya diskriminasi antara orang pribumi dengan orang tionghoa..orang tionghoa selalu dikambinghitamkan dalam setiap masalah,padahal mereka kan juga memiliki hak yang sama dengan orang pribumi..betul?
    puncak perbadaan ras tersebut sangat terasa pada saat KERUSUHAN MEI 1998..waktu itu saya melihat banyak orang tionghoa yang menangis-mnangis karna rumah dan tokonya dijarah..setelah dijarah, toko-toko tersebut dicorat-coret dengan tulisan “PRIBUMI”…hal ini menunjukan bahwa diskriminasi sangat kental…
    4. pembangunan daerah kurang mrata..mengutip perkataan pak didi,pada masa pemerintahan suharto terjadi kecurangan-kecurangan di dalam pemilu..daerah yang mayoritas memilih GOLKAR,akan mengalami pembaharuan sarana dan prasarana yang ada di daerah tersebut..sedangkan daerah yang tidak memilih golkar dalam pemilu,tidak akan ada pembaharuan sarana dan prasarana di daerah tersebut…hal ini sudah cukup membuktikan bahwa pembangunan nasionalnya kurang mrata..

    bukan cuma orde baru yang memiliki kelbihan-klebihn, ore reformasi juga memiliki kekurangan kok..diantaranya:
    1. pada orde reformasi kita menemukan kesulitan dalam mencari lapangan pekerjaan
    2. harga bahan-bahan pokok yang sangaaaatttt tinggi… slain kekurangn tersebut,orde reformasi juga punya kelebihan kok..pada masa ini rakyat bisa
    bebas mengemukakan pendapat di depan umum, seperti demonstrasi. selain itu,pers juga memiliki kebebasan.. pemilu juga dilaksanakan secara langsung, rakyat bebas memilih presiden dan wakil presiden,.dan yang paling penting,tidak ada paksaan untuk memilih..

    Kesimpulannya, kedua masa tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga sulit dikatakan mana yang lebih baik.. semua tergantung kita sendiri yang menanggapinya…

    sekian pendapat dari saya..karna hanya ini yang saya tau.. mohon dimaklumi ya pak..
    kurang lebihnya saya mohon maaf..

    -trima kasih-

    wass,.

  15. Selamat sore pak

    Saya kurang setuju dengan pemerintahan pada masa Orde Baru, karena menurut saya pada masa ini jelas sekali kekuatan Presiden Soeharto sangat otoriter. Banyak hal yang terjadi pada masa ini, salah satunya kesenjangan sosial terjadi dikarenakan 70% PAD disetorkan kepada Jakarta maka terjadi ketidakmerataan pembangunan antara pusat dan daerah. Memang sih pada masa ini sebagian besar rakyat di negara kita ini mungkin merasa makmur karena banyaknya subsidi yang diberikan kepada mereka, tetapi kita lihat dampaknya pada masa reformasi, para rakyat merasa sangat terbebani dengan melambungnya harga-harga sembako, BBM, dan keperluan rumah tangga yang lainnya. Sampai saat ini hutang Indonesia kepada negara lain sangat besar, mungkin sekitar ratusan juta Dollar AS. Itu merupakan dampak dari masa Orde Baru terhadap masa Reformasi.

    Sekian…

    Terima kasih

  16. Assalamualaikum wr wb

    Pertanyaan seperti ini tentu sulit untuk dijawab. Namun menurut saya, masa orde baru lebih buruk daripada masa reformasi. Mengapa? Karena pada masa orde baru banyak sekali kekurangannya dan meninggalkan kasusnya pada masa reformasi seperti ini. Dimulai dari sistem politik, pak harto yang memerintah terlalau lama, menurut saya presiden yang memimpin suatu negara selama 32 tahun, sama saja menjadi presiden seumur hidup, yang tentu saja melanggar UUD 1945. lalu ketidaktransparan dalam pelaksanaan pemilu sampai masalah yang tak kunjung usai yaitu gerakan 30 september, anehnya masalah ini tidak pernah dibahas atau disidangkan pada masa ini.

    Dari bidang sosial, ketidakbebasan kaum asing yang tinggal dinegara ini, seperti kaum tionghoa yang selalu dibatasi sehingga mereka merasa diasingkan. Dan juga tragedi penculikan para aktivis mahasiswa/pemuda yang mempunyai niat baik, ada juga ketidakbebasan pers dalam menyampaikan berita aktual kepada rakyat yang seakan-akan menutupi kejadian yang sebenarnya.

    Namun dari semua kejelekan pak harto(kalau dijaman ordebaru, saya pasti diculik karenaberkata seperti ini)adalah di bidang ekonomi, pada saat itu pendapatan perkapita negara ini lebih dari USD1000, yang seakan negara kita adalah negara kaya, memang negara kita kaya!, belum lagi kesanggupan kita untuk memproduksi dan mengekspor beras yang pada waktu itu menjadi komoditas negara ini, namun dari segi pembangunan, belumlah merata, bahkan terkesan tidak adil. bagaikan sekarung buah jeruk pasti ada saja yang busuk, begitu juga masa orde baru ini ada baik dan ada buruknya. Tapi masih ada 3 hal yang saya sesalkan, yaitu:
    • Adanya hubungan soeharto dan gerakan 30 september.
    • Penculikan beberapa aktivis, seperti halnya alm.Munir, dan
    • Mengapa aset pertambangan di PT.Freeport lebih dikuasai oleh amerika?

    Dengan tersandungnya pak harto dari jabatannya, untuk pertama kali negara ini menerapkan siste reformasi yang serba terbuka. Tentu ada baik dan buruknya. Dimulai dari yang baik, adalah di bidang politik yang pada tahun 2004 yang lalu untuk pertama kalinya diselenggarakan pemilu secara langsung ditambah lagi dengan adanya wakil dari tiap-tiap daerah atau Dewan Perwakilan Rakyat (DPD). Pembangunan lebih merata dengan adanya otonomi daerah, yang membuat setiap daerah harus bersaing dalam mengembangkan potensi yang ada dalam daerahnya. Belum lagi kebebasan pers yang sudah dibuat UUnya, dan juga kebebasan kaum asing yang kini bebas bergaul dengan warga asli. Tetapi masih banyak yang buruk dari reformasi ini, terutama masalah ekonominya yang semakin parah akibat krisis yang ditinggalkan oleh masa ordebaru, lalu berbagai kasus terorisme yang melanda bangsa ini.
    Mohon maaf apabila ada kesalahan
    Assalamualaikum wr wb

  17. malam pak..

    dari perbandingan yang dikemukakan, sepertinya memang kontroversial ya pak. hehe

    saya sendiri agak bingung nih pak.
    yaa bisa di bilang setuju, bisa juga dibilang tidak setuju.
    karena kedua era tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.
    berikut saya paparkan fakta yang saya kutip dari sebuah website lokal. di mana menyebutkan bahwa :

    kelebihan pada sistem pemeritaha orde baru sebagai berikut;
    1. perkembangan GDP per kapita Indonesia yang pada tahun 1968 hanya AS$70 dan pada 1996 telah mencapai lebih dari AS$1.000
    2. sukses transmigrasi, yang disertai segala dampak negatifnya
    3. sukses KB
    4. sukses memerangi buta huruf
    5. sukses swasembada pangan
    6. pengangguran minimum
    7. sukses REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun)
    8. sukses Gerakan Wajib Belajar
    9. sukses Gerakan Nasional Orang-Tua Asuh
    10. sukses keamanan dalam negeri
    11. Investor asing mau menanamkan modal di Indonesia
    sukses menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta produk dalam negeri
    dsb

    adapun kekurangannya sebagai berikut;
    1. semaraknya korupsi, kolusi, nepotisme
    2. pembangunan Indonesia yang tidak merata dan timbulnya kesenjangan pembangunan antara pusat dan daerah, sebagian disebabkan karena kekayaan daerah sebagian besar disedot ke pusat
    3. munculnya rasa ketidakpuasan di sejumlah daerah karena kesenjangan pembangunan, terutama di Aceh dan Papua
    4. kecemburuan antara penduduk setempat dengan para transmigran yang memperoleh tunjangan pemerintah yang cukup besar pada tahun-tahun pertamanya
    5. bertambahnya kesenjangan sosial (perbedaan pendapatan yang tidak merata bagi si kaya dan si miskin)
    6. kritik dibungkam dan oposisi diharamkan
    kebebasan pers sangat terbatas, diwarnai oleh banyak koran dan majalah yang dibredel
    7. penggunaan kekerasan untuk menciptakan keamanan, antara lain dengan program “Penembakan Misterius” (petrus)
    8. tidak ada rencana suksesi
    dsb

    sedangkan era reformasi yang sedang berjalan sekarang ini memiliki kelebihan sebagai berikut;
    1. Adanya kebebasan publik untuk berpendapat dan berekspresi
    2. liberalisasi parpol
    3. nilai mata tukar rupiah yang lebih stabil
    4. proses hukum sejumlah pelaku tindak pidana korupsi
    5. diskriminasi antar etnis mulai berangsur membaik
    6. kerja sama iternasional meningkat
    dsb

    sedangkan kekurangannya;
    1. keamanan tidak stabil
    2. praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme masih tetap berjalan
    3. pemerintah kurang tanggap dalam menangani bencana
    4. sistem pemerintahan yang cara bekerjanya lamban dan berliku-liku
    dsb

    masalah terbesar yang saya lihat pada masa pemerintahan reformasi adalah bahwa manusia indonesia khususnya, belum bisa menyeimbangkan kebebasan yang mereka dapat dengan tanggung jawab atas kebebasan itu sendiri.
    hal ini dibuktikan dengan contoh: maraknya tindak kriminal yang terjadi di negeri ini belakangan.
    saya rasa belum tepat jika masyarakat indonesia yang selama ini dikungkung oleh sistem yang mengekang tiba-tiba dilepas bergitu saja tanpa adanya batas-batas, maupun tindakan yang tegas bagi pelanggar. ya jika ingin dianalogikan dengan burung yang lepas dari sangkar padahal belum pernah hidup di alam bebas sejak menetas. apakah bisa mencari makan dan bertahan hidup di alam bebas?
    mungkin bisa. namun bukankah terlalu beresiko?
    dan saya rasa resiko yang diambil saat ini (dengan memberi bahkan membiarkan kebebasan yang tidak pada tempatnya) terlalu besar bagi kelangsungan bangsa dan negara kedepannya. hal ini dapat menghancurkan kita perlahan-lahan.

    menurut saya lagi, sistem pemerintahan orde baru memang lebih dapat mengendalikan masyarakat pada umumnya, kecuali ya para petinggi-petingginya.
    orde baru memiliki batasan dan tindakan dalam menjalankan pemerintahan, sesuai dengan apa yang mereka rencanakan. kita mau bilang apa? wong mereka punya tujuan tersendiri kok. yaa mana mau dihalang-halangi.

    namun diluar itu saya pikir sistem pemerintahan seperti apapun bentuknya, semua dimainkan oleh para pemain politik. yang mana mereka memiliki kepentingan tersendiri di dalamnya. gak murni buat kita lah yang cuma “sekedar” rakyat biasa. jadi yaa memang kita benar-benar membutuhkan profil pemimpin yang tulus ingin memajukan bangsa da negara. dan maaf-maaf saja, saya rasa agak mustahil untuk diwujudkan. karena untuk bisa jadi petiggi negara aja tetep harus ada cara “kotor”nya kan.

    yaah, hanya bisa berusaha, siapa tahu kita bisa menjadi profil itu. juga berdoa, moga-moga enggak termakan dan tergoda perbuatan “kotor” dalam proses menuju ke sana. amin.

    oke, makasih pak, kurang lebihnya mohon maaf.
    maaf ya pak kalo kepanjangan.

  18. Assalamualaikum. Wr.Wb

    Menurut saya masa orde baru tidaklah lebih baik dari masa reformasi. Selama 32 tahun Suharto berkuasa masih banyak terjadi ketidaksjahteraan rakyat. Masa orde baru mempunyai banyak kelemahan seperti tidak meratanya pembangunan- pembangunan di daerah sehingga menimbulkan kesenjangan pembangunan karena banyak dana-dana pembangunan yang tidak sampai pada tujuan dan hanya kawasan GOLKAR saja yang pembangunannya merata. KKN/korupsi yang merajalela, diskriminasi terhadap warga Tionghoa seperti melarang warga Tionghoa merayakan hari besarnya dan KERUSUHAN MEI 98 dimana orang PRIBUMI menjarah barang di toko dan di rumah warga Tionghoa , terlalu banyaknya pemerintah meminjam uang sehingga hutangpun semakin tinggi, ketidakbebasan pers untuk melaksanakan tugasnya. Tetapi orde baru jaga punya kelebihan seperti harga sembako yang murah,negara yang sangat aman, serta tingginya ekspor pertanian Indonesia.
    Masa reformasi juga mempunyai kekurangan seperti kurangnya lapangan kerja sehingga tingginya tingkat pengangguran,KKN yang sudah sangat terang-terangan,tingginya kurs dolar terhadap rupiah, naiknya harga-harga barang sembako, namun daripada itu masa reformasi juga mempunyai kelebihan yaitu terselenggaranya PEMILU yang bebas dan aman untuk memilih Presiden dan Wapres ,pers lebih bebas melaksanakan tugasnya,serta kebebasan rakyat untuk berpendapat. Mungkin dapat disimpulkan bahwa masa orde baru dan masa reformasi tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan.
    Sekian pendapat dari saya mohon maaf bila tidak berkenan.
    Wassalamualaikum.Wr.Wb

  19. asslamualaikum paaaaak….
    emmmm…
    saya Gak Setuju tuh.
    buanyak banget kekurangan pada masa orde baru.
    KKNdan korupsi merajalela,tidak setaranya pembangunandi berbagai daerah-daerah(khususnya yang tidak mendukung GOLKAR),orang keturunan China/Thionghoa dikucilkan,dampak krisis ekonomi,harga sembako yg mahal(wuiiih,makan apa saya kalo semua mahal…),banyak penculian-penculikan trhadap mahasiswa&aktivis-aktivis(kejam),ketidakbebasan pers dalam menyuarakan aspirasi rakyat!!!
    intinya saya gak setuju.
    terlalu banyak orang mati di tangannya..terlalu banyak yang dijadikan korban termasuk kita-kita yang sekarang ini yang harus membayar hutang-hutang negara akibat ulah Suharto pertama kalinya!!!
    meski saya paham akan No Glory Without Sacrifice, tapi dalam hal ini pengorbannan Suharto untuk pembanguna Indonesia terlalu berbelit-belit dan membawa dampak/musibah besar bagi kita semua…

    akhirnaaa selesai juga….
    kasih nilai 90 ya paaaakkkk..
    c y sir!!

    wassalamualaikum.

  20. Assalamualikum wr wb

    menurut saya,saya setuju bila dikaitkan dengan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,menurut saya pa jaman orde baru rakyat indonesia berada pada puncak-puncaknya karena pada saat itu pemerintahan yang di perintah oleh sorharto lebih terorganisir atau lebih teratur,mungkin kejatuhan masa orde baru memiliki beberapa faktor salah satunya yaitu berkaitan dengan amerika yang tidak suka dengan kemajuan pesat yg dialami oleh indonesia,oleh karena itu amerika memberi kemudahan pinjaman kepada indonesia melaui IMF,setelah diiming-imingi oleh IMF untuk mendapatkan pinjaman yg sangat mudah didapat tetapi melalui pinjaman yg mempunyai bunga yg besar pemerintah kita mulai di buat tidak berdaya sehingga terjadilah krisis moneter yang menyesengsarakan bangsa indonesia.

    Pada masa reformasi kita mulai bebas berpendapat,banyak orang yg bebas menyalurkan aspirasinya kepada pemerintah,tetapi dengan adanya kebebasan tersebut pemerintahan kita mulai tidak teratur karena banyaknya partai politik yang ingin mencapai tujuanya,seharusnya dengan masa reformasi kita harus bisa memperbaiki krisis yang disebabkan oleh masa orde baru tatapi mana buktinya?Pada masa orde baru soeharto bisa membayar semua hutang-hutang luar negeri pada masa orde lama tetapi pada masa reformasi tidak,tetapi harus saya akui bahwa masyarakat indonesia lebih suka pada masa reformasi tetapi di bandingkan denagn masa orde baru belum pernah ditemukan harga-harga sembako mahal,bbm mahal,kesalahan pada masa orde baru ialah mudah tergiur denag segala kemudahan yg diberikan oleh amerikaatau IMF sehingga hutang luar negeri kita tambah besar.
    ,mungkin hanya itulah pendapat saya,bila ada kekurangan itu hanya keterbatasan ilmu saya,kalau ini benar yaitu datngnya dari tuhan

  21. Assalamualaikum Wr.Wb

    Saya tidak setuju dengan pendapat tersebut.Karena di masa reformasi kita bisa bebas berdemokrasi.Tidak ada lagi tindakan PENGECUT seperti umpatan-umpatan di belakang tentang kebijakan pemerintah.Semua menyalurkan pendapatnya melalui demokrasi,walaupun terkadang tidak digubris.Jangan salahkan siapa-siapa jika pada massa sekarang terjadi krisis moneter.kita instropeksi saja diri sendiri.Apa yang sudah kita lakukan pada negara tercinta ini??banyak yang melakukan upacara,tetapi tidak memaknai upacara tersebut.Untuk meluangkan waktu sejenak guna mendukung Indonesia saja di Gelora Bung Karno,banyak tidak ada yang mau.dengan alasan takut mati.mana nasionalisme kita??membangun negara juga bisa di bidang olahraga.Mungkin krisis moneter adalah ujian oleh dari Allah SWT(mohon maap bagi yang beragama lain).
    Pada massa orde baru,pemilu mengandung unsur pemaksaan.Tidak sesuai hati nurani.Bagaimana jadinya kalau banyak yang tidak ridho?!
    PAda jaman sekarng juga terdpat keuntungan seperti dana BOS.Banyak orang yang mau sekolah tetapi tidak mampu.Makanya program ini sangat membantu.Siapa tahu akan muncul siswa yang berprestasi.
    Apabila jawaban ini benar ,datangnya dari Allah.Apabila jawaban ini salah,ini karena keterbatasan ilmu saya.
    Wabilahitufiq Walihidayah
    Wassalamualaikum Wr.Wb

  22. Assalamualaikum wr wb
    Menurut saya pada masa orde baru kita semua mengalami masa-masa yang lebih menyenangkan. Contohnya dulu rakyat bisa membeli BBM dengan harga yang lebih murah daripada sekarang, lalu beras yang dibeli oleh rakyat dapat juga dibeli dengan harga murah dan rakyat juga dapat memenuhi sandang dan pangan. Karena di zaman orde baru beras belum di import seperti sekarang ini.Memang di zaman orde baru bisa dibilang hidup itu lebih menyenangkan. Tapi lihat akibatnya di zaman reformasi. Rakyat harus membeli kebutuhannya dengan harga yang lebih mahal ketimbang harga yang lebih murah di zaman orde baru. Buktinya Indonesia lebih banyak mengimport daripada mengekspor barang. Di balik semua ini, di zaman orde baru dulu banyak hal-hal yang tidak dipublikasikan tentang kehidupan di negara ini. Semua tentang hutang-hutang yang dilakukan oleh Pak Soeharto ditutup-tutupi. Dan akhirnya pada zaman reformasi ini rakyat harus membantu pemerintah untuk membayar hutang-hutang kepada negara. Di zaman orde baru semua media tidak pernah mempublikasikan tentang negara yang sebenarnya. Tapi lain halnya dengan zaman di reformasi. Sekarang media bebas untuk mempublikasikan masalah-masalah negara yang sedang terjadi. Seperti banyaknya korupsi, banyaknya hutang Indonesia dan sebagainya.Dulu di zaman Pak Soeharto siapa yang mengkritik tentang Pak Soeharto, maka seseorang yang beranipun akan mendapat sangsi yang berat dari Pak Soeharto. Berbeda dengan sekarang, Pak SBY justru lebih terbuka untuk rakyatnya. Beliau bersedia menerima kritikan dari rakyatnya. Agar beliau bisa membangun bangsa ini dengan lebih baik lagi.Zaman reformasi ini lebih terbuka dalam apapun dan lebih demokratis.Di zaman inipun rakyat bisa lebih mengetahui harga yang sebenarnya dibandingkan dengan zaman orde baru.Terlalu banyak yang ditutup-tutupi oleh Pak Soeharto tentang kebutuhan rakyat. Akibatnya sekarang anak dan cucu mesti mempertanggung jawabkan semua hutang-hutang yang dibuat oleh Pak Soeharto. Memang seharusnya dari dulu korupsi tidak boleh ada. Sehingga rakyat tidak akan sengsara seperti sekarang ini. Jadi pemerintah tentu akan merasa lebih ringan untuk membayar hutang-hutang ke negara lain. Pejabat-pejabat seharusnya lebih mengerti keadaan negara ini.Akibatnya rakyat lebih mengalami kesulitan dalam hidupnya.Banyak terjadi pengangguran dimana-mana, anak-anak putus sekolah karena mahalnya biaya kehidupan sekarang ini. Sekian pendapat dari saya.
    Wassalammualiakm wr wb

  23. Selamat malem pak.
    Saya bingung pak milih mana.Aya-aya wae pertanyaan bapa.Tapi saya sih lebih cenderung setuju.karena:
    1.orde baru aman karena keamanan masih terjaga karena orang-orang tidak banyak yang menganggur.dan mencari lapangan krja mudah.
    2.Kita masih menjadi satu negara maksudnya tidak ada pemberontakan dan pemecah belah persatuan seperti RMS,GAM dll.
    3.Semua serba ada maksudnya tidak kekurangan bahan pangan.karena kita mencapai swasembada pangan.itu juga karena belum terjadi krisis moneter.
    4.Dulu koperasi mendapat subsidi harga barang jadi harga barang di koperasi murah.makanya rakyat jelata sejahtera.
    Sekian dari saya,kurang lebihnya mohon maap
    Selamat malam!

  24. Assalamualaikum wr wb
    Saya kurang setuju kalau dikatakan orde baru lebih baik daripada reformasi, karena beberapa hal diantaranya :

    1. Pada masa orde baru, asas demokratis yang tercantum pada pancasila maupun UUD’45 nyaris hilang, karena pada waktu itu negara kita menjadi negara militer yang otoriter, ABRI/TNI sangat berkuasa menjadi tangan kanan pemerintah, Media massa dibungkam dan disensor agar tidak mempublikasikan berita-berita yang tidak diinginkan oleh pemerintah. Departemen penerangan dibentuk untuk melakukan sensor terhadap berbagai media massa maupun media komunikasi agar tidak ada yang mengganggu jalannya pemerintahan orde baru.
    2. Pada masa orde baru memang boleh kita acungkan jempol pada pembangunannya, selain itu pada masa orde baru pemerintah banyak sekali memberikan subsidi (bantuan) di berbagai sektor yang menyebabkan murahnya harga berbagai macam kebutuhan masyarakat seperti BBM, sembako dan sebagainya. Akan tetapi kemudahan-kemudahan tersebut juga menyebabkan banyaknya kalangan-kalangan tertentu yang melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme atau yang lebih dikenal dengan KKN. Dampak negatif yang paling menonjol di bidang sosial-ekonomi ini adalah : Pada saat Soeharto lengser ke prabon, semua subsidi yang diberikan pemerintah hilang, dan harga BBM, Sembako dan sebagainya kembali normal, hal ini tentu mengejutkan seluruh masyarakat yang pada akhirnya Indonesia menderita krisis Multidimensi yang dikenal dengan Krisis Moneter yang masih berlangsung hingga saat ini.
    3. Para aktivis mahasiswa yang berdemo atau berorasi mengenai kebobrokan atau kejelekan orde baru akan ditindak dengan diculik, diancam dan sebagainya. Rakyat tidak bisa menyalurkan aspirasinya, pemerintah menanggap aspirasi rakyat (demonstrasi) hanya mengganggu jalannya pemerintahan saja. Sehingga negara kita ini bukan lagi negara yang demokratis, sesuai yang diharapkan oleh pendahulu yang tertuang dalam UUD’45 bahwa Indonesia adalah negara yang demokratis.

    Namun, tidak semuanya yang dilakukan oleh soeharto pada masa orde baru merupakan hal yang negatif, karena selain itu soeharto juga melakukan beberapa hal yang cukup baik di bidang pembangunan secara menyeluruh, baik secara makro maupun infrastrukturnya. Adapun beberapa hal yang cukup signifikan yang dilakukan oleh soeharto pada masa orde baru adalah :

    1. Suksesnya pembangunan di sektor riil dengan adanya REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun)
    2. Investor asing tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia karena melihat pembangunannya yang begitu pesat.
    3. Harga barang murah karena pemerintah terlalu banyak memberikan subsidi.
    4. Bertambahnya wilayah indonesia dengan bergabungnya Tmor-timur (Timor-Leste sekarang).
    5. Berhasilnya Indonesia di dalam swasembada pangan.
    6. Tingginya nilai ekspor Indonesia.

    Dari komentar saya diatas, saya ambil kesimpulan bahwa : Orde reformasi relatif lebih baik dibanding orde baru, namun orde baru telah melakukan beberapa hal yang mungkin tidak dapat dilakukan pada orde reformasi (Orde baru juga mempunyai sisi positif). Sekian komentar dari saya, atas kekurangannya mohon dimaafkan karena keterbatasan ilmu saya.
    Wassalammualiakm wr wb

  25. Ass.

    Saya tidak setuju…

    Menurut saya reformasi lebih baik dari pada orde baru.jika orde baru lebih baeik dari pada reformasi maka orde baru tidak akan di ganti dengan reformasi.

    knp menurut saya reformasi lebih baik??
    karena pada masa reformasi masyarakat lebih bebas ketimbang pada masa orde baru.masyarakat sekarang bebas mengemukakan pendapatnya.
    hal itu dapat dilihat contohnya,salah satunya adalah pemilu.jika pada masa orde baru kita hanya memilih partai,pada masa reformasi kita dapat memilih langsung.tidak hanya memilih calon legislatif di tiap daerah bahkan kita juga dapat memilih presiden secara langsung.

    sekian pendapat saya,terima kasih

  26. Assalamualaikum,,

    Menurut pendapat saya masa orde-baru tidak seterbuka dan secerah pada masa reformasi.Karena pada masa itu terjadi de-soekarnoisasi oleh soeharto yang menurut saya tidak wajib dilakukan.Saya tidak tahu apa tujuannya, yang pasti pada waktu itu soeharto yang menjabat sebagai presiden RI yang ke-2 telah mengganti nama soekarno yang diberikan kepada tempat atau bangunan di Indonesia, misalnya :

    ~ Stadion Gelora Bung Karno diubah menjadi Stadion
    Utama Senayan
    ~ kota Soekarnopura (sebelumnya bernama Hollandia)
    diubah namanya menjadi Jayapura.

    Selain itu, pada saat Soekarno meninggal, keinginannya untuk dikebumikan di Istana Batu Tulis, Bogor tidak dipenuhi oleh pemerintah.Sebaliknya, Soekarno dikebumikan di Blitar, tempat tinggal kedua orang tua beserta kakaknya, Ibu Wardojo.Alasan yang kedua adalah bahwa orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer namun dengan nasehat dari ahli ekonomi didikan Barat. DPR dan MPR tidak berfungsi secara efektif. Anggotanya bahkan seringkali dipilih dari kalangan militer, khususnya mereka yang dekat dengan Cendana.Jika kita sekarang sering mendengar pendapat masyarakat bahwa orde-baru lebih baik dari reformasi,menutut saya ada dua hal yang mempengaruhinya, yaitu :

    1. Mereka yang berpendapat bahwa orde-baru lebih baik
    dari reformasi, mungkin masih ada hubungan dengan
    mantan presiden RI, Soeharto. Hal ini mungkin saja
    terjadi karena banyak tokoh-tokoh dibalik masa
    orde-baru.

    2. Jika mereka tidak ada hubungannya dengan soeharto,
    maka idiom ini disebabkan oleh pengaruh eksternal,
    yaitu keadaan di Indonesia khususnya DKI-Jakarta
    semakin susah.misalnya harga sembako yang makin
    melangit sehingga kerusuhan terjadi dimana-mana
    yang kebanyakan bermula dari demonstrasi yang
    meminta harga sembako turun.

    Kaitannya dengan faktor yang kedua,mereka membayangkan
    masa orde-baru yang mereka rasakan jauh lebih baik dari masa reformasi.Padahal mereka sendirilah yang menyebabkan kerusuhan tersebut.Mereka telah diberi kebebasan untuk mengeluarkan pendapat.Mereka bisa dengan bebas melakukan demonstrasi dengan aturan-aturan yang sudah ada.Tetapi mereka menyalahgunakan kesempatan itu. Semua pernyataan ini membuktikan bahwa di dunia ini masing-masing hal memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing.Marilah kita menyikiapi hal tersebut dengan pikiran yang jernih, jangan hanya menuruti hawa nafsu dan emosi.

    Sekian pendapat dari saya,mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan.Kesempurnaan hanyalah milik Allah,kekurangan datangnya dari saya pribadi,

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

  27. Assalamualaikum,,

    Menurut pendapat saya masa orde-baru tidak seterbuka dan secerah pada masa reformasi.Karena pada masa itu terjadi de-soekarnoisasi oleh soeharto yang menurut saya tidak wajib dilakukan.Saya tidak tahu apa tujuannya, yang pasti pada waktu itu soeharto yang menjabat sebagai presiden RI yang ke-2 telah mengganti nama soekarno yang diberikan kepada tempat atau bangunan di Indonesia, misalnya :

    ~ Stadion Gelora Bung Karno diubah menjadi Stadion
    Utama Senayan
    ~ kota Soekarnopura (sebelumnya bernama Hollandia)
    diubah namanya menjadi Jayapura.

    Selain itu, pada saat Soekarno meninggal, keinginannya untuk dikebumikan di Istana Batu Tulis, Bogor tidak dipenuhi oleh pemerintah.Sebaliknya, Soekarno dikebumikan di Blitar, tempat tinggal kedua orang tua beserta kakaknya, Ibu Wardojo.Alasan yang kedua adalah bahwa orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer namun dengan nasehat dari ahli ekonomi didikan Barat. DPR dan MPR tidak berfungsi secara efektif. Anggotanya bahkan seringkali dipilih dari kalangan militer, khususnya mereka yang dekat dengan Cendana.Jika kita sekarang sering mendengar pendapat masyarakat bahwa orde-baru lebih baik dari reformasi,menutut saya ada dua hal yang mempengaruhinya, yaitu :

    1. Mereka yang berpendapat bahwa orde-baru lebih baik
    dari reformasi, mungkin masih ada hubungan dengan
    mantan presiden RI, Soeharto. Hal ini mungkin saja
    terjadi karena banyak tokoh-tokoh dibalik masa
    orde-baru.

    2. Jika mereka tidak ada hubungannya dengan soeharto,
    maka idiom ini disebabkan oleh pengaruh eksternal,
    yaitu keadaan di Indonesia khususnya DKI-Jakarta
    semakin susah.misalnya harga sembako yang makin
    melangit sehingga kerusuhan terjadi dimana-mana
    yang kebanyakan bermula dari demonstrasi yang
    meminta harga sembako turun.

    Kaitannya dengan faktor yang kedua,mereka membayangkan
    masa orde-baru yang mereka rasakan jauh lebih baik dari masa reformasi.Padahal mereka sendirilah yang menyebabkan kerusuhan tersebut.Mereka telah diberi kebebasan untuk mengeluarkan pendapat.Mereka bisa dengan bebas melakukan demonstrasi dengan aturan-aturan yang sudah ada.Tetapi mereka menyalahgunakan kesempatan itu. Semua pernyataan ini membuktikan bahwa di dunia ini masing-masing hal memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing.Marilah kita menyikapi hal tersebut dengan pikiran yang jernih, jangan hanya menuruti hawa nafsu dan emosi.

    Sekian pendapat dari saya,mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan.Kesempurnaan hanyalah milik Allah,kekurangan datangnya dari saya pribadi,

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

  28. Assalamualaikum Wr. Wb.

    Menurut saya antara ORDE BARU dan REFORMASI memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Tetapi, apabila saya disuruh memilih, saya lebih cenderung kepada reformasi, karena :

    ORDE BARU memiliki kekurangan-kekurangan sebagai berikut:
    1.Korupsi, kolusi, dan nepotisme merupakan suatu hal yang sangat biasa.
    2.Banyaknya penculikan-penculikan terhadap aktivis-aktivis dan mahasiswa untuk membungkam kritik-kritik mereka bahkan digunaan kekerasan untuk menciptakan keamanan.
    3.Pembangunan Indonesia yang tidak merata dan timbulnya kesenjangan pembangunan antara pusat dan daerah.
    4.Bertambahnya kesenjangan sosial (perbedaan pendapatan yang tidak merata bagi si kaya dan si miskin).
    5.Diskriminasi terhadap warga Tionghoa seperti melarang warga Tionghoa merayakan hari besarnya dan KERUSUHAN MEI 98 dimana orang PRIBUMI menjarah barang di toko dan di rumah warga Tionghoa.
    6.Orde baru terlalu banyak melakukan pinjaman uang kepada luar negeri, walaupun tujuannya untuk meningkatkan pembangunan, tetapi negara kita jadi bergantung dan hutang tersebut menyulitkan kita di masa sekarang.
    7.Kepemimpinan Soeharto yang otoriter selama 32 tahun.
    8.Setiap orang tidak bebas mengeluarkan pendapatnya, apalagi yang bertentangan dengan pemerintahan orde baru.
    9.Banyaknya aset-aset negara yang dijual atau dikuasai negara lain seperti pertambangan emas di Papua, dikuasai oleh PT. FREEPORT (Amerika).

    REFORMASI memilki kelebihan sebagai berikut:
    1.Adanya kebebasan pada rakyat untuk berpendapat dan berekspresi serta mengeluarkan kritik-kritiknya.
    2.Nilai tukar mata uang rupiah yang stabil.
    3.Pemilu legislatif dan pemilu presiden secara langsung tanpa perwakilan.
    4.Jumlah Parpol lebih banyak sehingga lebih demokratis.
    5.Adanya kebebasan terhadap pers.

    Mohon maaf apabila pendapat saya terdapat banyak kesalahan dan kurang berkenan, karena kebenaran itu datangnya dari Allah SWT dan kekurangan itu datangnya dari diri saya sendiri.Terima kasih…..

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

  29. soree pak…saya tdk setuju tuh pak !menurut saya era reformasi ini lebih baik karena rakyat lebih merasakan sesuatu yang dinamakan “DEMOKRASI”.Negara kt jf lbih terbuka,tidak seperti orde baru yang semuanya serba tertutup tanapa rakyat tau.Tingkat Korupsi pada masa orde baru sangat lah tinggi,hutang indonesia sangat banyak.semua itu akbat ketrtutupan negara pd rakyat.sehingga pemerintah dg bebas memanipulasi uang negara,dengan adanya reformasi semua berubah rakyat tau apa yg akn dilakukan pemerintah dan korupsi pun berkurang.

    demikian pendapat saya,kl ada yg salah maapin ya pak !hehe..Trimaksih

  30. Assalammu’alaikum Wr. Wb.

    ORDE BARU………….. masa itu memang banyak membuat orang zaman sekarang yang ingin kembali lg ke zaman ORDE BARU. orang – orang itu mungkin hanya memendang dengan sebelah mata tanpa memikirkan dampak yang terjadi sampai saat ini.
    dan saya termasuk orang yang tidak setuju dengan idiom orang – orang itu.menurut saya,hanya kelihatannya saja di zaman ORDE BARU,kita telah mengalami perubahan nasib dari apa yang telah terjadi di zaman orde lama. dan mungkin juga mereka beranggapan bahwa ORDE BARU memang lebih baik dari sekarang. entah apa yang ada di dalam pikiran orang – orang itu.padahal menurut saya di zaman ORDE BARU setiap orang tidak memiliki kebebasan untuk menggunakan haknya,mereka “dipaksa” untuk mengikuti pemimpin mereka. juga pada zaman itu adalah masa di mana INDONESIA mulai mengalami kemunduran secara perlahan,maksud saya;pada zaman itu Indonesia mulai banyak menjalin hubungan dengan negara barat dengan tujuan ingin “mengmbil untung” tapi yang terjadi bukannya untung malah “buntung”.Indonesia pada zaman ORDE BARU terlena dengan pinjaman hutangnya yang digunakan untuk mengambil simpati rakyat dengan cara memberikan subsidi di semua aspek keperluan masyarakat.Padahal cara itu hanya dimanfaatkan oleh pemimpin pada masa itu untuk mengisi “kantong” dan mensejahterakan “konco – konconya”,yang sering kita dengar bahwa “hartanya” tidak habis 7 turunan yang berarti hutang negara kita juga tidak akan habis 7 turunan.
    dalam hal politik pada masa orde baru nampak sekali sikap otoriter pemimpin pada masa itu seperti:
    -hanya mengikut sertakan beberapa partai dalam pemilu
    -dengan cara halus memaksa pegawai negeri untuk mendukungnya
    hal – hal tersebutlah yang nembut saya tidak setuju dengan idiom orang zaman sekarang yang ingin kembali ke zaman ORDE BARU.

    DEMIKIAN Aja dah pak…..
    terima kasih….
    mohon maaf apabila mash kurang menurut bapak,karna keterbatasan pengetahuan saya,jadi yaaaa hanya segitu doang.
    Wassalammu’alaikum Wr. Wb.

  31. Assalamualaikum wr wb

    Saya pikir itu merupakan hak masyarakat untuk menilai. Karena, baik orde baru maupun reformasi, kedua-duanya memiliki kelemahan. Pada masa orde baru, kebebasan berpendapat ditekan oleh pemerintah “tangan besi”, nemun keamanan negara terjamin. Pada masa reformasi, kebebasan berpendapat adalah utama, sayangnya masyarakat Indonesia banyak yang berpendapat secara anarkis. Selain itu, keamanan negara tidak terlalu baik. Secara individu saya tidak mau menilai mana yang lebih baik, karena selalu berakhir dengan memperbandingkan. Saya hidup dengan merasakan kedua masa itu, maka saya akan melakukan yang terbaik di masanya. Masa dimana saya hidup, saat itulah saya berusaha. Melaksanakan yang terbaik, bukan membandingkan mana yang terbaik.
    Sekian dari saya

    Wassalammualaikum wrwb

  32. Ass ,

    baik saya akan menjawab pertanyaan dari Bapak .

    Pertanyaan yang Bapak ajukan bersifat subjektif. Artinya setiap orang mempunyai pendapat yang berbeda beda. Menurut pendapat saya,kedua era ini mempunyai sisi negatif dan positif.

    ORDE BARU(1967-1998) :
    Pada permulaan orde baru, program pemerintah berorientasi pada usaha penyelamatan ekonomi nasional terutama pada usaha mengendalikan tingkat inflasi, penyelamatan keuangan negara dan pengamanan kebutuhan pokok rakyat.
    TRILOGI PEMBANGUNAN :
    1.pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya
    2.pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
    3.stabilitas nasional yang sehat dan dinamis

    Adapun PELITA :
    Pelita 1 :memajukan bidang petanian
    Pelita 2 :bidang pertanian
    Pelita 3 :menekankan trilogi pembangunan
    Pelita 4 :menuju swasembada pangan
    Pelita 5 :menitikberatkan pada sektor pertanian dan industri
    Pelita 6 :peningkatan kualitas SDM

    Disadari oleh orde baru bahwa stabilitas politik adalah hal yang penting untuk ditegakkan demi kelancaran pelaksanaan pembangunan nasional. Pluralitas masyarakat indonesia dapat menjadi sumber kerawanan bagi tercapainya stabilitas politik.

    Dampak positif tercatat dalam bentuk penurunan angka kemiskinan absoulut yang diikuti dengan perbaikan indikator kesejahteraan rakyat secara rata-rata seperti penurunan angka kematian bayi dan angka partisipasi pendidikan terutama pendidikan tingkat dasar yang semakin meningkat.
    Dampak negatif kerusakanserta pencemaran lingkungan hidup dan sumber-sumber daya alam, perbedaan ekonomi antar daerah, antar golongan pekerjaan, dan antar kelompok dalam masyarakat semakin tajam.

    REFORMASI
    Adalah perubahan terhadap nilai-nilai yang mendasari kinerja sistem pemerintahan. Perubahan ini dilakukan secara damai. Reformasi di Indonesia ditopang oleh pilar-pilar penegakkan supremasi hukum, HAM dan Demokratisas. Setelah reformasi bergulir sejak pertengahan tahun 1998 sampai sekarang ini banyak halangan yang menilai bahwa tujuan reformasi yang sebenarnya belum tercapai dan tidak banyak membawa perubahan yang berarti bagi kehidupan bangsa ini. Masa reformasi adalah era keterbukaan untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat terhadap perkembangan politik dan kritik terhadap kinerja aparatur negara. Era reformasi memberikan peluang yang besar bagi masyarakat untuk ikut serta dalam memberikan tanggapan dan kritik terhadap pemerintah, karena tidak ada lagi sistem yang mengekang kebebasan berpendapat dan berbicara baik segala represif dan preventif seperti pada masa orde baru.

    Intinya saya tidak dapat memihak kedua era tersebut.
    Wass,,

  33. Assalammualakum wr.wb.

    Langsung aja ni yah pak didi..

    Menurut saya masa orde baru lebih maju di karenakan kepemimpinan Soeharto yang berpusat pada dirinya,tanpa harus campur tangan banyak orang.walaupun terkadang setiap orang bilang hal itu merupakan ciri-ciri dari otoriter tetapi memang dengan cara itulah suatu pemerintahan lebih teratur dan terlaksana dengan baik.
    Orde Baru ini sangat memberikan dampak positif bagi kemajuan Indonesia,seperti :
    1. dapat terlaksannya PELITA I-VI
    2. orang asing dapat mempercayai Indonesia untuk menanamkan modal mereka di negara kita.
    3. banyak sarana dan prasarana yang dibangun pada masa orde baru yang sampai sekarang masih ada.
    Orde baru yang di pimpin oleh Soeharto merupakan kemajuan yang sangat pesat,masa tersebut masih belum banyak demonstrasi yang terjadi di daerah-daerah tidak seperti masa reformasi sekarang ini.Meskipunpada akhir masa orde reformasi Indonesia mengalami krisis ekonomi karena Indonesia tidak dapat mengembalikan dana asing(IMF) tepat pada waktunya.Sejak saat itulah masa kejayaan soekarno mulai terpuruk dan lengser.
    Berbeda halnya dengan orde reformasi yang di pimpin oleh BJ. Habibie sampai dengan Susilo Bambang Yudhoyono, dimana semua rakyat bebas mengeluarkan aspirasi mereka masing-masing,yang akhirnya sering terjadi demonstrasi massa yang terjun langsung ke jalan-jalan protokol di Jakarta.
    Orede reformasi ini pun juga banyak terjadi KKN yang dilakukan oleh pejabat-pejabat tinggi yang duduk dalam kursi DPR/MPR yang sampai saat ini belum dapat diselesaikan oleh pemerintah.Terjadinya KKN dimana-mana menyebabkan Indonesia mengalami krisis ekonomi berkepanjangan yang membuat rakyat Indonesia mengalami kemiskinan dan kurang diperhatikan.Masih kacau balau jalannya pemerintahan yang bebas beaspirasi dan memgungkapkan kemauan rakyat,hal ini membuat rakyat berlaku sesuka hati mereka,seringnya demonstrasi massa juga membuat kacau balau jalannya sistem pemerintahan.

    Wassalammualaikum wr.wb.

  34. saya sangat tidak setuju bila dikatakan orde baru lebih baik dari pada orde baru. sekilas di masa orde baru kita mememang indonesia terlihat lebih baik. harga bbm murah, harga sembako murah, dll. tapi kalo di lihat lebi dalam, sembako dan bbm murah dari hasil subsidi yang di dapat dari pinjaman luar negri. dan inilah yang menimbulkan masalah bagi negri ini. hutang yang semakin menumpuk membuat negri ini semakin terpuruk. sehingga pada tahun 1998, munculah refor masi yang dianggap lebih baik dari pada reformasi. masya rakat lebih bebas berbicara, dan mengemukakan pendapat mereka.

    begitu menurut saya pak..

  35. Assalamualaiku Wr. Wb.

    Afwan Pak Didi,saya baru kirim komentarnya…

    Menurut saya,hal ini merupakan hak setiap orang untuk menilai mana yang lebih baik antara masa orde baru dengan masa reformasi karena pada dasarnya kedua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan/kelemahannya.Mungkin banyak orang berpendapat bahwa masa orde baru lebih baik daripada reformasi.Tapi saya akan coba menilai dan penilaian saya adalah:saya lebih cenderung kepada masa reformasi dengan alasan:
    Begitu banyaknya penyimpangan-penyimpangan pada masa orde baru antara lain:
    Pada masa Orde Baru,terdapat kebijakan yang dinilai menekan terhadap warga keturunan Tionghoa,seperti adanya larangan penggunaan tulisan Tionghoa dan menutup organisasi Tionghoa. Padahal kalau benar-benar ditelaah lebih jauh,hal ini merupakan suatu pelanggaran hak asasi manusia. Kenyataannya,catatan hak asasi manusia pada masa pemerintahan Orde Baru dari tahun ke tahun semakin memburuk.

    Pada masa Orde Baru juga terdapat banyaknya kerusuhan yang terjadi di mana-mana seperti kerusuhan yang sampai saat ini masih diingat yaitu Tragedi Trisakti dan Kerusuhan Mei 1998. Hasil dari kerusuhan-kerusuhan ini adalah banyaknya korban jiwa dan harta benda yang berharga.

    Walaupun dalam sejarahnya, pada masa Orde Baru, perekonomian Indonesia berkembang cukup pesat tetapi banyak juga terdapat penyimpangan dalam bidang ekonomi antara lain :
    -Krisis ekonomi dan moneter yang berkepanjangan yang sulit diatasi karena besarnya utang luar negeri Indonesia.
    -Pelaksanaan pembangunan sosial dan ekonomi, serta pembangunan nasional yang tidak merata di seluruh wilayah.
    -Timbulnya kecemburuan sosial dalam bidang ekonomi.

    Selain itu,terdapat pula berbagai macam penyimpangan dalam bidang politik seperti sistem pemerintahan yang bersifat sentralistik dan otoriter(terlihat dari masa jabatan presiden Soeharto selam 32 tahun), kekuasaan legislatif dan yudikatif ditekan oleh eksekutif sehingga tugasnya tidak terlaksana dengan baik, dan suasana kota yang kacau balau.
    Dan masih banyak lagi penyimpangan yang terjadi pada masa Orde Baru tersebut.

    Sedangkan pada masa reformasi pemerintahan sudah bersifat demokrasi,bukan lagi paksaan.Dan saat ini demokrasi sangat dijunjung tinggi oleh rakyat Indonesia, pembangunan nasional juga semakin merata dari sebelumnya, serta kemajuan-kemajuan yang lainnya pada era reformasi ini baik di bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya walaupun pada saat inikita masih sering melihat beberapa-beberapa penyimpangan yang terjadi.

    Sekian dari saya,kurang lebihnya mohon maaf.Kebenaran datangnya dari Allah SWT dan kesalahan datangnya dari saya pribadi.Selamat malam Pak Didi..

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

  36. Asslamu’alaikum Wr.Wb
    ajibtu…
    menurut saya memilih mana yang lebih baik antara masa orde baru atau masa reformasi merupakan hak seseorang untuk memilihnya.
    Tapi menurut saya, kalau disuruh memilih,saya lebih memilih kpd era reformasi. Karena pada masa orde baru memiliki banyak kelemahan-kelemahan diantaranya:
    -semaraknya korupsi, kolusi, nepotisme
    -pembangunan Indonesia yang tidak merata dan timbulnya kesenjangan pembangunan antara pusat dan daerah, sebagian disebabkan karena kekayaan daerah sebagian besar disedot ke pusat
    -kecemburuan antara penduduk setempat dengan para transmigran yang memperoleh tunjangan pemerintah yang cukup besar pada tahun-tahun pertamanya
    -bertambahnya kesenjangan sosial (perbedaan pendapatan yang tidak merata bagi si kaya dan si miskin)
    -kritik dibungkam dan oposisi diharamkan
    -tidak ada rencana suksesi
    sedangkan pada masa reformasiterdapat beberapa langkah perubahan di antaranya:
    liberalisasi parpol, pemberian kebebasan pers, kebebasan berpendapat, dan pencabutan UU Subversi. Walaupun begitu Habibie juga sempat tergoda meloloskan UU Penanggulangan Keadaan Bahaya, namun urung dilakukan karena besarnya tekanan politik dan kejadian Tragedi Semanggi II yang menewaskan mahasiswa UI, Yun Hap.
    Meski ekonomi Indonesia mengalami banyak perbaikan, seperti nilai mata tukar rupiah yang lebih stabil, namun Indonesia pada masa pemerintahannya tetap tidak menunjukkan perubahan yang berarti dalam bidang-bidang lain.
    jadi dari ke2 masa tersebut belum menghasilkan benih yang memuaskan, khususnya bagi saya pribadi.
    sekian dari saya…
    Ash-shohih minallahi wal khotho’u minnii…
    Wasslamu’alaikum Wr.Wb

  37. Assalammualikum Wr Wb

    Saya kurang setuju dengan pendapat itu karena menurut saya masa reformasi itu justru dampak dari masa orde baru dan menurut saya memang pemerintahan masa orde baru lebih tertib daripada reformasi tidak ada demonstrasi dan kekerasan seperti sekarang ini. Tapi kebebasan mengeluarkan pendapat kurang, hal itu dapat menyebabkan negara kita lebih lambat berkembang karena kebebasan untuk mengeluarkan pendapat kurang beda halnya pada masa reformasi atau pada masa sekarang ini. Orang-orang atau pers bebas mengeluarkan pendapat ataupun kritik. Salahnya kebebasan itu disalah gunakan oleh rakyat kita. Hal ini menyebabkan orang dengan serta merta mengkrtik pemerintah bahkan sekarang ini rakyat seperti menginjak-injak negara dan pemerintahan. Jadi menurut saya masa reformasi dan orde baru tidak ada yang lebih baik dari orde baru dan reformasi masing-masing ada sisi baik dan buruknya itu tergantung pendapat orang yang menilai dari sisi mana politik atau ekonomi.

    Sekian dari saya ya pak.

    Wassalammualikum Wr Wb

  38. Assalamualaikum Wr Wb
    Menurut saya itu biasa saja, bisa saja orang-orang yang beranggapan kalau orde baru lebih baik dari reformasi, hanya melihat dari sudut pandang rakyat kecil. Karena zaman orde baru harga lebih murah, jadi rakyat kecil lebih senang. Dari utang negara menumpuk dimana-mana. Yang korupsi apalagi. Kalau saya pro atau kontra orde baru, terlalu otoriter dan tidak bebas berpendapat, kesannya semua yang jelek-jelek ditutup-tutupi demi kepentingan penguasa. Reformasi?bebas banget ngeluarin uneg-uneg sampai ngga lagi mikirin posisi orang yang dikritik. Tapi kalau saya sih, mau orde baru atau reformasi, ngga terlalu masalah, tergantung bagaimana pemerintah dan rakyat bekerjasama untuk menjalaninya.
    Sekian komentar dari saya.
    Wassalamualaikum wr.wb.

  39. Assalamualaikum Pak Didi…
    Menurut saya, jelas saja mereka memilih orde baru lebih baik daripada raformasi, karena pada saat orde baru yang dimulai pada tahun 1967 Indonesia mulai memperbaiki segala masalah yang ada. Arah dan kebijakan ekonomi yang ditempuh pada masa orde baru diarahkan pada pembangunan di segala bidang. Buktinya pada tahun 1984, Indonesia mengubah status dari negara pengimpor beras menjadi negara yang dapat memenuhi kebutuhan berasnya sendiri, bahkan berlebih. Tercapainya swasembada beras dianggap sebagai peristiwa fenomenal oleh dunia. Indonesia menerima penghargaan dari oraganisasi pangan dan pertanian PBB. Pertumbuhan ekonomi juga meningkat dengan adanya penurunan angka kemiskinan. Saya pun berpendapat Orde baru lebih baik asalkan pada masa itu tidak terjadi pencemaran lingkungan, perbedaan ekonomi antar daerah, antar golongan pekerjaan dan antar kelompok dalam dalam masyarakat, hukum yang tidak mampu menjerat para konglomerat dan politisi nakal yang melakukan praktik korupsi. Seandainya bisa, lebih baik ada penyeimbang antara kebijakan ekonomi dan politik pada masa orde baru dan reformasi, jadi ada kebebasan berpendapat tapi tidak sampai berlebihan seperti demo dan unjuk rasa dan pemberontakan di beberapa daerah pada awal masa reformasi yang mengakibatkan Indonesia mengalami krisis ekonomi yang membuat rakyat Indonesia jatuh miskin dan merasa ditelantarkan oleh pemerintah. Badan KPK yang dibentuk oleh Mantan Presiden Indonesia, Megawati Soekarno Putri juga tidak terlalu berguna, ini terbukti masih banyak praktik korupsi yang mengakibatkan peringkat RI sebagai negara terkorup di dunia semakin memburuk.
    Sekian komentar dari saya.
    Apabila yang saya sampaikan ini benar, maka datangnya dari Allah SWT, tetapi apabila yang saya sampaikan ini salah, ini disebabkan oleh keterbatasan ilmu saya.
    Wassalamulaikum wr. wb.

  40. Ass..
    Menurut pendapat saya, sistem pemerintahan orde baru kurang begitu efektif bahkan terbilang buruk. Mengapa?Karena pada masa orde baru kegiatan korupsi, kolusi, dan nepotisme sangat marak. Tak hanya itu, terdapat pula pengucilan terhadap warga Tionghoa. Warga Tionghoa saat itu dilarang berekspresi sehingga mematikan kreativitasnya. Memang, di masa orde baru Presiden Soeharto banyak mengadakan pembangunan namun ia tidak memikirkan pelestarian terhadap sumber daya yang digunakan. Belum lagi hasil dari pembangunan tersebut sebagian besar hanya pada pusat saja, tidak untuk daerah lain. Akibatnya terjadilah ketidakmerataan hasil pembangunan. Hal inilah yang nanti memicu terjadinya kesenjangan dan kecemburuan sosial terhadap sesama warga negara Indonesia. Padahal Indonesia itu seharusnya satu, tidak terpecah – pecah dan membangun seharusnya dengan semangat gotong royong guna kemajuan bersama dan keseluruhan bukan hanya sebagian saja. Belum lagi hutang luar negeri yang tak terasa kian menumpuk karena keterlenaan Presiden Soeharto dalam rangka mewujudkan pembangunan tersebut. Buruknya sistem orde baru yang lain ialah adanya kekerasan untuk menjaga keamanan yang populer dengan istilah “petrus” (penembakan misterius). Banyak mayat – mayat ditemukan diberbagai pulau tanpa keterangan yang jelas, hal inilah yang menjadi bukti “petrus”. Sungguh perbuatan ini amat keji dan tidak manusiawi. Ajaran islam pun melarang keras pembunuhan tanpa sebab yang jelas dan termasuk dosa yang ga diampunkan oleh 4JJI swt.
    Dengan banyaknya kekurangan di zaman orde baru, bukan berarti menunjukkan kalau masa reformasi itu lebih baik. Menurut saya, sistem pemerintahan reformasi pun tidak mengubah Indonesia selangkah lebih maju. Namun, di masa reformasi justru kondisi ekonomi Indonesia pun kian memburuk dan hutang Indonesia tidak berkurang dan justru makin bertambah. Pemerintah Indonesia juga kian tak cinta pada negeri ini. Berbagai aset negeri banyak diperjualkan kepada asing, bahkan pulau pun ada yang dijual. Pada mereka – meraka itu merupakan salah satu sumber devisa negara yang amat penting. Penegakan hukum di Indonesia pun kurang tegas. Banyak peraturan dibuat, tapi dalam aplikasinya sedikit bahkan hampir tidak sama sekali yang ditaati. Parahnya lagi, aparat penegat hukun yang seharusnya bertugas menegakkan hukum justru sebaliknya mengajarkan keteladanan untuk melanggarnya, contoh pada kasus narkoba yang justru dilakukan oleh aparat polisi. Belum lagi kebebasan pers yang terlalu digembor – gemborkan, banyak demo dimana – mana, bahkan tak jarang yang menimbulkan kerusuhan dan justru merugikan negara, membuat ketidakstabilan kondisi negara kita baik dalam bidang sosial, ekonomi, politik, dll.

    Jadi….

    Menurut saya, kedua sistem masih buruk dan perlu diadakan perombakan ulang kembali mengenai sistem pemerintahan yang nantinya akan digunakan di Indonesia.
    ..Bukan hanya tulis tinta hitam… bukan hanya janji lisan.. tapi.. aplikasilah yang paling utama… dan hal ini tak bisa hanya dengan seorang.. tapi perlu semua untuk bersatu guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.. Amien..

    Yapp!! sekian pa,,! bingung mau tulis apa lagi..

    Wass…

    Ika Dwi Novitasari..

    XII Ia 2..

  41. assalamualaikum wr. wb…
    kalau menurut saya jaman orde baru keadaan ekonomi cukup baik dibanding jaman sekarang.Itu sudah cukup terbukti kan???
    tapi,,,,,,,
    tidak semuanya di jaman ORBA itu baik,,,,,,,,,
    ya KKN lah dimana2, ada yg bilang pemerintahan soeharto otoriter lah dan ini itulah…………..
    tetapi, seharusnya pemerintah mengambil sisi baiknya dari sistem pada waktu pemerintahan ORBA.
    knapa ko bisa pada waktu itu kondisi ekonomi negara kita cukup baik?????????????????
    cobalah belajar untuk tidak melihat atau menilai sesuatu itu dari satu sisi saja

    wassalamualaikum wr. wb……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s