Archive | Januari 2008

Revolusi Bolivarian

Lula dan Chavez, Dua Model Pemimpin Kiri

oleh: Diah Marsidi

Luiz Inacio Lula da Silva dari Brasil, Daniel Ortega dari Nikaragua, Rafael Correa dari Ekuador, dan Hugo Chavez dari Venezuela, melengkapi akhir ”tahun kiri”, tampilnya pemimpin-pemimpin kiri di Amerika Latin, menyusul terpilihnya kandidat sosialis Michelle Bachelet di Cile pada Januari 2006.

Baca lebih lanjut

Fasisme

Fasisme: Catatan Kecil dari Ebenstein

Paham fasisme mencuat ketika dimulainya masa Perang Dunia II. Setidaknya perang yang muncul saat itu, terjadi sebagai akibat perkembangan ideology fasis di Italia, Jerman dan Jepang, yang ingin meluaskan pengaruh ekstra-nasionalisnya. Sehabis berlangsungnya Perang Dunia II, ideologi fasisme seakan-akan berakhir, tetapi hal yang terjadi tidak nyata demikian. Sebagai sebuah produk pemikiran, benih-benih fasisme akan terus ada selama terdapat kondisi obyektif yang membentuknya.

Baca lebih lanjut

Machiavelli

Niccolo Machiavelli: Pemikir Jujur Akhir Abad Pertengahan?

Membaca Niccolo Machiavelli, sama artinya dengan melakukan pembacaan terhadap psikologi seorang praktisi dan pemikir politik akhir abad pertengahan. Ia harus kita tempatkan sebagai sosok yang melakukan terobosan baru dalam pemikiran saat itu yang serba dogmatis. Ia tidak hanya berfikir dan bertindak pada masanya, tetapi lebih dari itu, ia menjadi inspirasi –sadar atau tidak- bagi setiap sosok politisi yang ada hingga hari ini. Ada yang beranggapan bahwa ia adalah sosok pemikir atau guru yang “jahat”, tetapi sebaliknya ada juga yang melihat ia sebagai “orang baik”.

Baca lebih lanjut

Pablo Neruda

Pablo Neruda (12 Juli 1904- 23 September 1973) adalah nama samaran penulis Chili, Ricardo Eliecer Neftalí Reyes Basoalto.

Neruda yang dianggap sebagai salah satu penyair berbahasa Spanyol terbesar pada abad ke-20, adalah seorang penulis yang produktif. Tulisan-tulisannya merentang dari puisi-puisi cinta yang erotik, puisi-puisi yang surealis, epos sejarah, dan puisi-puisi politik, hingga puisi-puisi tentang hal-hal yang biasa, seperti alam dan laut. Novelis Kolombia, Gabriel García Márquez menyebutnya “penyair terbesar abad ke-20 dalam bahasa apapun”. Pada 1971, Neruda dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Sastra. Baca lebih lanjut